Sabtu, 17 Mei 2008

Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP)

Wilayah perairan Indonesia yang demikian luas menyebabkan perlu adanya pembagian wilayah pengelolaan perikanan. Dengan pembagian wilayah ini, diharapkan proses pengelolaan dan pengontrolan sumberdaya perikanan dapat berjalan secara lebih optimal.
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) membagi wilayah perairan Indonesia menjadi 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP), yaitu:
  1. Pantai Barat Sumatera, yaitu meliputi propinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung.
  2. Pantai Selatan Jawa, yaitu meliputi propinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
  3. Pantai Selat Malaka, yaitu meliputi propinsi Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.
  4. Pantai Timur Sumatera, yaitu meliputi propinsi Jambi, Sumatera Selatan, Kep Bangka Belitung dan Lampung.
  5. Pantai Utara Jawa, yaitu meliputi propinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
  6. Pantai Bali dan Nusa Tenggara, yaitu meliputi propinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
  7. Pantai Selatan dan Barat Kalimantan, yaitu meliputi propinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
  8. Pantai Timur Kalimantan, yaitu meliputi propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
  9. Pantai Selatan Sulawesi, yaitu meliputi propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
  10. Pantai Utara Sulawesi, yaitu meliputi propinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.
  11. Pantai Maluku-Papua, yaitu meliputi propinsi Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Tidak ada komentar: